film, terjemahan, wawancara

Vishal Bhardwaj: Jika Aku Tidak Kiri, Maka Aku bukan Seniman*

Oleh Anuj Kumar (The Hindu); Alihbahasa Mahfud Ikhwan 

Pengantar Penerjemah

Vishal Bhardwaj baru saja merilis film terbarunya, Haider(2014), yang merupakan adaptasi–lebih tepatnya, Indianisasi (dan bukan Bollywood-isasi) — Hamlet-nya Shakespeare. (Karena brengseknya sistem perbioskopan kita, saya tentu saja belum menontonnya, dan karena itu belum bisa membuat reviewnya.) Ini merupakan Indianisasi ketiganya atas naskah Shakespeare, setelah sebelumnya ia mengindiakan Macbethdalam Maqbool (2003) dan Othelo menjadi Omkara(2006) yang mendapat aplaus baik di India maupun di kancah perfilman dunia.

Selain menyutradarai, Vishal adalah komposer musik handal, penulis skenario yang hebat, dan bahkan penyanyi yang bersuara merduIa menjadi sosok penting mulai diterimanya sineas-sineas independen India (parallel cinema) di dalam industri film Bollywood pada awal tahun 2000-an.  Maqbool dan Omkara menjadi fenomena unik dalam industri Bollywood. Meski dimainkan oleh bintang-bintang penting Bollywood, kedua film itu dengan cara aneh mempertemukan karakter-karakter hero ala Shakespeare yang tragis dengan kisah-kisah gangster Amerika ala Coppola dan Tarrantino yang antihero, dan dua-duanya tidak cocok dengan tradisi jagoan melodrama ala India.

Ini bukan wawancara terbaik yang dilakukan Vishal Bhardwaj. Namun, di sini kita bisa temukan hubungannya yang unik dengan naskah-naskah Shakespeare, pandangannya terhadap dunia yang dihidupinya (industri film, aktor, penonton), dan yang paling penting adalah sikap kreatif dan ideologi berkaryanya.

Selamat membaca. Baca lebih lanjut

Iklan
Standar
film

Ketemu Ketua Mao di Film India

Oleh Mahfud Ikhwan

judul: Matru Ki Bijlee Ka Mandola; sutradara: Vishal Bhardwaj; skenario: V. Bhardwaj & Abhisekh Chaubey; pemain: Imran Khan, Pankaj Kapur, Anushka Sharma, Shabana Azmi; tahun: 2013.

Imran-Khan-in-a-still-from-Matru-Ki-Bijlee-Ka-Mandola-560x374

Seorang sopir diam-diam mencintai putri tuannya. Ia kemudian melakukan apapun untuk menyelamatkan sang putri dari seorang calon suami bodoh dan calon mertua yang ambisius.

Pernah mendengar kisah macam itu, bukan? Ya, FTV yang diputar setiap bagi dan malam di stasiun-stasiun televisi kita pun kerap menyajikan kisah demikian. Tapi, bagaimana jika kisah itu juga menyebut-nyebut nama Ketua Mao, palu dan sabit, dan melibatkan sekelompok petani yang coba mempertahankan tanahnya dari jamahan kerakusan industri dan busuknya politik? Tidak dari China dan bukannya dari Amerika, Anda akan mendapatinya dalam sebuah film komedi Bollywood keluaran terbaru. Sutradara Vishal Bhardwaj menyajikan kisah itu dalam Matru Ki Bijlee Ka Mandola (2013). Baca lebih lanjut

Standar