film india dan saya, resensi film india

Matinya Petani: Dari Hori Mahato ke Salim Kancil

Oleh Mahfud Ikhwan
peepli-live-0a (2)

Peepli [Live] (2010) adalah film komedi, meskipun ditambahi dengan embel-embel “satire”. Banyak tawa di sepanjang film, bahkan sejak adegan pertama ketika wajah tokoh utamanya, Natha (Omkar Das Manikpuri), muncul di layar, kita bisa langsung terbahak. Bahak pun akan meledak bahkan ketika kita melewati bagian-bagian yang paling sahih membuat film tentang petani-petani yang kehilangan tanahnya ini layak disebut satire. Misalnya, ketika Natha dan saudaranya duduk di pematang sawah yang kekeringan sembari ngobrol perihal bunuh diri karena menelan mentah-mentah bualan perangkat desa bahwa negara bagian memiliki program memberi tanah cuma-cuma kepada petani yang mati bunuh diri. Juga ketika pegawai dinas pertanian datang ke rumah Natha dan menyumbangkan pompa air untuk mengatasi kegaduhan yang ditimbulkan oleh rencana bunuh diri si petani tanpa mempedulikan bahwa rencana bunuh diri itu ditempuh karena si petani ingin mendapatkan tanah dan mereka bersikeras bahwa hanya pompa air itulah yang ada di program dinas pertanian untuk mengatasi masalah petani. Lebih-lebih jika yang kita temukan adalah adegan-adegan yang memang disengaja untuk mengocok perut, semisal amarah ibu Natha yang membabibuta ketika mendapati ada reporter televisi cantik di rumahnya, menyangkanya sebagai simpanan Natha dan menjadi penyebab gagalnya Natha meminta kembali tanahnya dari bank. Baca lebih lanjut

Iklan
Standar