film

Tentang Vidya Balan dan Film Jorok-nya

Oleh Mahfud Ikhwan

“Simpan baik-baik apa yang kalian sebut kehormatan itu, saya akan tetap dengan pakaian saya yang melorot. Saya akan tetap membuat film jorok.”

 — Silk, dalam The Dirty Picture

1/

Sungguh aneh. Usai melihat Vidya Balan di The Dirty Picture (2011), entah kenapa, dan dari mana asal-usulnya, tiba-tiba mengingatkan saya dengan Chintya Rotrock dengan film-film laganya. Keduanya, dalam pandangan saya, menunjukkan satu hal yang sama: perempuan yang dihantam bertubi-tubi tapi tetap mencoba bangkit dan terus melawan; mereka tak pernah membiarkan lawannya memperoleh kemenangannya dengan mudah. Jika Rotrock, dalam film-filmnya, akan melabrak balik lawan dengan kepalan tinju atau terjangan kakinya, Balan, sebagai Silk di The Dirty Picture, terus memberikan perlawanan dengan suara lenguhan yang lebih keras, belahan dada yang lebih rendah, atau kerling mata nakal paling mematikan. Baca lebih lanjut

Iklan
Standar